Nyinyirnya @illiandeta


Followernya tidak seberapa, kicauannya banyak tentang korupsi. Maklum mami yang satu ini aktivis NGO anti-korupsi. Tapi bagi banyak aktivis dakwah, banyak kicauan @illiandeta yang menyakitkan.

Anti korupsi memang agenda nasional. Motivasi religius, Islam punya dalil kuat untuk terlibat dalam kampanye ini. Tapi kampanye anti korupsi tidak selalu identik dengan ekspresi seorang yang emosi dan mungkin punya kebencian akut.

Di sinilah situasi terjadi. Keterbatasan twitter membuat penggunanya salah tafsir, nyinyir, tidak akurat dan bahkan mungkin fitnah.

Nyinyir terhadap sesuatu di twitter efeknya bisa tidak terduga. Bagaimanapun menjaga lisan dan kicauan tetap diperlukan. Jika follower banyak, bersiaplah dengan dua hal: dosa dan pahala yang berlipat.

Tapi seringkali pengguna twiter ada yang tidak peduli dengan dosa dan pahala hehe..#ahsudahlah

Posted from WordPress for BlackBerry.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s