Kompas pelintir pernyataan Aher?


Jadi pejabat publik memang gak enak, apalagi kalau punya visi yang bersebrangan dengan media liberal seperti Kompas. Sudah kesekian kali Kompas membuat masalah dengan pemberitaan yang berkaitan dengan Islam. Entah tidak paham atau sengaja. Kali ini Kompas membuat judul dari interpretasi kata penunjuk “ini” yang salah. Gawat.

Baca: Negeri syariat buang bayi

Konteks:

  1. Kang Aher (@aheryawan) mengecam aksi kekerasan yang menimpa warga pengikut ahmadiyah
  2. Aktivitas penyebaran ajaran ahmadiyah merupakan pelanggaran SKB
  3. Aktivitas ibadah diatur konstitusi
  4. Badan berita lebih dominan kecaman, ketidaksetujuan akan aksi kekerasan

Aher mengatakan pada Selasa (7/5/13):

 Ahmadiyah ini ada sisi melanggar dan pelanggaran, sebenarnya ada pada penyebaran ajaran agama yang bertentangan. Kalau ini hilang maka tidak ada masalah

Cek konteks dengan kalimat terakhir. Kompas mengartikan “ini” dengan Ahmadiyah, sementara Aher merujuk kepada “penyebaran agama yang bertentangan”. Beda sekali bukan?

Mari kita buat analogi

  • Konteks: Budi mencontek sewaktu ujian, ketahuan temannya, lalu berkelahi.
  • Kutipan berita “Budi ini ada sisi melanggar dan pelanggaran, sebenarnya ada pada (aktvitas) mencontek yang melanggar. Kalau ini hilang, maka tidak ada masalah”
  • Jika Kompas memuat berita ini, maka akan seperti ini:
    • “Budi hilang, maka masalah hilang”

Penulis atau editor dengan gampang mengambil judul yang menarik perhatian. Mirip seperti yang dilakukan oleh wartawan tabloid ecek-ecek.  Wartawan jenis ini mendewakan “kontroversial”, yang penting beritanya heboh, banyak yang berkunjung, banyak yang komentar.

Jumlah Komentar berita tersebut

  •  7 Mei 2013 (17.08 wib)  : 176
  • 8 Mei 2013 (09.41 wib) : 423 (dibaca lebih dari 27ribu, masuk kelompok berita terpopuler)

Duh, media online sekarang memang banyak cerobohnya. Sayang sekali jika para pembuat berita memiliki kebencian. Sudah benci, ceroboh pula.

Copas berita:

aher_diplintir

http://regional.kompas.com/read/2013/05/07/13543759/Gubernur.Jabar.Ahmadiyah.Hilang.Masalah.Pun.Hilang?

Gubernur Jabar: Ahmadiyah Hilang, Masalah Pun Hilang

BANDUNG, KOMPAS.com — Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menilai, kekerasan berujung perusakan pada saat penyerangan jemaah Ahmadiyah di Kampung Babakan Sindang, Desa Cipakat, Kecamatan Singaparna, dan di Kampung Wanasigra, Desa Tenjowaringin, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, minggu lalu, tidak perlu terjadi jika ajaran Ahmadiyah hilang.

“Tentu kita ingin kerukunan hidup beragama berlangsung baik. Ahmadiyah ini ada sisi melanggar dan pelanggaran, sebenarnya ada pada penyebaran ajaran agama yang bertentangan. Kalau ini hilang maka tidak ada masalah,” kata Ahmad Heryawan saat ditemui di Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Jalan Surapati, Kota Bandung, Selasa (7/5/2013).

Kendati demikian, Aher, sapaan akrabnya, juga tidak membenarkan adanya tindak kekerasan berujung perusakan seperti yang terjadi di Kabupaten Tasikmalaya Minggu lalu. “Saya serahkan kepada Kepolisian untuk menyelesaikannya,” tegas Aher.

Sebelumnya Aher menegaskan, Peraturan Gubernur Jabar Nomor 12 Tahun 2011 tentang Kegiatan Ahmadiyah, hanya mengatur soal penyebaran ajaran dan bukan melarang pelaksanaan ibadah. “Pergub itu hanya mengatur penyebaran pokok-pokok ajaran agama Islam yang bertentangan, dan tidak melarang untuk menjalankan ibadah,” kata Aher.

“MUI sudah berfatwa melalui SKB 3 Menteri mengenai penyebaran pokok-pokok agama Islam yang bertentangan. Tapi tidak boleh dengan kekerasan. Penyebaran agamanya salah, tapi kekerasan yang terjadi di Tasikmalaya tentu salah,” tuturnya lagi.

Lebih lanjut Aher menambahkan, untuk mengembalikan para kelompok Ahmadiyah ke ajaran Islam yang sebenarnya bukan dengan cara kekerasan. “Harus dengan cara yang benar, tidak boleh dengan kekerasan,” katanya.

Editor :
Glori K. Wadrianto

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s