Ganti saja angkanya!


Suatu siang di kejenuhan yang memuncak. Seorang staf  di kantor konsultan menerima keluhan dari klien. Klien yang penting, dengan nilai proyek yang lumayan. Proyek tersebut sebenarnya sudah selesai, sudah dilaporkan kepada klien tapi sang klien tampaknya tidak puas.

Dipanggilah semua pihak yang terkait di kantor, pimpinan proyek dan anggota tim termasuk senior-senior di luar tim yang mengerjakan proyek.

“Ini bagaimana ceritanya, koq bisa seperti ini?” tanya senior kepada para anggota tim yang paling bertanggungjawab dengan dengan pekerjaan yang dikeluhkan oleh klien. Nada sang senior penuh keingintahuan.

“Ampun pak, pada waktu pengerjaan kami menggunakan orang baru yang tampaknya tidak nyambung dengan anggota yang lain, ” ungkap salah seorang anggota tim.

“Nggak nyambung gimana?,” tanya senior mulai tampak berubah roman mukanya.

Lalu terjawablah bagaimana proses pengerjaan proyek yang tidak terkontrol. Orang baru yang dipekerjakan mengumpulkan data yang tidak akurat, lalu atasannya menyelesaikan pekerjaannya berdasarkan laporan yang tidak akurat tersebut.

“Solusinya bagaimana nih. Apakah kita akan mengambil data lagi di lapangan? Waktu kita sangat terbatas,” keluh pimpinan proyek.

Lalu, ada tiba-tiba ada celetukan dari belakang, “Kalau ingin segera dilaporkan, ganti saja angka-nya–toh orang lain tidak ada yang tahu kan?” Rupaya celetukan itu dari staf junior. Tanpa rasa bersalah, sedikit lugu dan tak bakalan menyangka reaksi yang akal timbul dari celetukan tersebut.

“Nggak bisa! Dimana moral kita? Come on, kantor kita ini sudah terkenal, kredibel di dalam negeri dan internasional, ” kata sang senior dengan nada tinggi.

Semua kaget dan tercengang, termasuk staf junior tadi. Mukanya merah, nyaris menyala. Padahal cletukannya tidak bermaksud untuk mendukung ide kebohongan atau  ide “laporan manis untuk klien”. Tapi dia paham, dia salah menggunakan kata pilihan. Kata-kata terakhir di celetukannya telah ditanggap secara berbeda.

Hikmahnya, gunakan kata-kata yang tepat untuk menyatakan niat yang baik.

Artikel ini diikutsertakan pada Kontes Unggulan Cermin Berhikmah di BlogCamp

6 responses to “Ganti saja angkanya!

  1. Kalo soal ganti-mengganti angka, kayaknya hal ini sudah biasa terjadi yah.
    Jadi tak heran kalau celutakn seperi itu mudah saja disebutnya😀
    Banyak hikmah yang bisa dipetik🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s