Mengenal penyebab penyimpangan dalam penelitian


Penyimpangan selalu ditemui oleh para peneliti dalam setiap kegiatan penelitian. Penyimpangan di sini adalah selisih nilai dari pengamatan dengan nilai sebenarnya. Setiap kegiatan penelitian akan selalu menemukan penyimpangan, dan seorang peneliti harus berusaha memperkecil nilai penyimpangan tersebut sehingga penelitiannya menjadi makin kredibel.

Daniel (2005)  menyebutkan setidaknya ada dua sebab terjadinya penyimpangan:

Sampling error

Error ini terjadi karena metode pengambilan contoh (sampling);  sampling apapun akan menghasilkan penyimpangan dari nilai sebenarnya yang dihasilkan dari kegiatan sensus lengkap. Penyimpangan ini akan makin sedikit jika jumlah sample ditambah

Non sampling error

Termasuk dalam non sampling error antara lain karena kesalahan perencanaan, substitusi sample, kesalahan tafsiran (pencacah salah memberikan pertanyaan ), kesalahan taksiran (responden salah menafsirkan pertanyaan pencacah), purposive error (eg. responden sengaja memberikan jawaban yang salah karena sesuatu hal) dan kesalahan dalam pengolahan data.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s