Uang hilang di loket Stasiun KRL


stasiun_bogor

Salah satu catatanku yang paling berkesan pada mudik tahun ini adalah kejadian di Stasiun KRL Bogor.  Waktu itu, bersama istriku, kami hendak menuju Stasiun Juanda dengan menumpang  kereta Pakuan. Tapi karena kereta Pakuan terdekat akan berangkat baru pukul 09.30-an, akhirnya kami memilih kereta semi-express yang menuju kota.

Tidak lama ikut mengantre, kami sudah di depan loket persis dan lalu menyodorkan satu uang lima puluh ribuan dengan menyebutkan kereta tujuan kami. Petugas memberikan penjelasan kalau kereta pakuan kota masih lama dan menyarankan untuk memakai kereta semi-ekpress. Ketika petugas sedang mengambil tiket, tiba-tiba ada seseorang dari arah dalam stasiun dengan tergesa-gesanya ingin menukar tiketnya dengan kereta yang akan segera berangkat. Orang itu langsung memasukkan tiketnya, dan petugas loket juga langsung melayani-nya.

Begitu selesai, orang itu langsung pergi dan petugas loket kembali melayaniku dengan langsung menanyakan mana uangnya?

“Lho…??  Tadi kan sudah pak, uangnya lima puluh ribuan, ” kataku

Petugas itu ngotot kalau dia belum menerima uang itu. Kami disuruh masuk ke ruangan loket, dan kembali petugas tersebut menyangkal, menyuruhku untuk mencari sendiri uangnya di meja. Saya bersikeras kalau sudah memberikan uangnya, dan bahkan calon penumpang yang ikut antre persis di belakang juga mengetahui kalau saya sudah memasukkan uang 50 ribuan.

Seorang petugas lain yang berdiri di belakangnya lalu mencoba menengahi, tapi dengan nada agak emosional,  petugas loket yang pertama mengeluarkan kalimat dengan bahasa sunda yang tidak jelas.

Akhirnya kami mengalah, dan dengan terpaksa mengeluarkan uang lagi untuk membeli tiket kereta semi-express.

Uangnya memang tidak seberapa, tapi perasaan ‘nggondu’, ‘mangkel ‘ dan sejenisnya harus mampir sepanjang perjalanan mudik dengan beragam kata kunci kekecewaan : ketidakprofesional atau kelengahan petugas sampai sistem pembelian karcis yang jelek. Istriku dengan santainya menyinggung tentang peringatan Allah –barangkali ada zakat yang mungkin belum tertunaikan.

Ah, moga-moga hal ini tidak terjadi pada calon penumpang yang lain. Tipsnya cuma tiga:

1. Selalu bayar dengan uang pas

2. Waspada dengan orang yang tidak dikenal yang menyerobot pelayanan

3. Selalu awas dengan uang yang kita bayarkan

2 responses to “Uang hilang di loket Stasiun KRL

  1. Ho o ip, ati2 kalo distasiun bogor emang ‘aneh’,motif yg sering tjd, uang kembalian kurang dari yg seharusnya, ttp seperti disengaja khususnya untuk penumpang yg buru-buru. mudah2an dpt ganti yg lbh byk,amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s