Batang aren tua


batang-aren-tuaSepanjang perjalanan, banyak sekali kita temukan aren yang sudah tua, kadang mati tapi batangnya masih berdiri kokoh.  Batang aren sepertinya punya kekuatan yang baik untuk suatu keperluan, hanya saja banyak yang belum mengetahuinya. Petani aren membiarkan saja batang aren yang mati berdiri karena butuh biaya dan tenaga untuk menebangnya.  Buat apa mengeluarkan biaya kalau batang aren tidak berguna?

Ada pula petani yang sempat menebang, lalu benar-benar membiarkannya.  Bagian tengah batang aren terlihat sangat rapuh, sangat kontras dengan kulitnya.

One response to “Batang aren tua

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s