Batubara kita


Peran batubara dalam sistem ketenagalistrikan di Indonesia sampai hari ini masih sangat penting. Cadangan batubara yang dimiliki negara kita juga relatif masih banyak. Menghilangkan peran batubara secara tiba-tiba karena alasan lingkungan sepertinya tidak mungkin. Menggunakan batubara dengan tidak memperhatikan aspek lingkungan juga bukan tindakan yang tepat.

Batubara yang dibutuhkan untuk membangkitkan listrik kita akan sangat banyak dalam waktu mendatang. Bahkan bisa sampai 90 juta ton sampai 2015 (1).

Peran penting batubara dalam membangkitkan listrik indononesia sekarang, dan di masa depan, tampaknya tidak disadari (atau tidak dipandang penting) oleh kelompok quick profit taker. QPT ini melihat peluang harga pasar internasional yang sedang bagus dan lemahnya regulasi Indonesia dalam melindungi kepentingan jangka panjang. Pajak ekspor bagi QPT bukanlah halangan terbesar apalagi kalau Domestic Obligation Market (DMO) tidak jelas.

Indonesia, menurut World Coal Institute dalam Coal Facts 2007 adalah produsen terbesar batubara no 7 sedunia setelah Cina, Amerika, India, Australia, Afrika Selatan dan Rusia. Hebatnya, Indonesia adalah eksportir kedua terbesar setelah Australia! (2). Jadi dari 169 Mte batubara yang diproduksi pada 2006, 129 Mte-nya di-ekspor. Mungkin batubara kita tidak banyak terserap oleh pasar domestik, sehingga perlu dijual keluar?

Mungkin tingkat produksi batubara kita juga terlalu tinggi. BP Review 2007 menunjukkan kalo perbandingan cadangan dengan kecepatan produksi menghasilkan angka 25. Artinya, dengan tingkat produksi sekarang, cadangan yang ada tinggal 25 tahun lagi (3).

Maaf, dalam pembahasan ini saya lebih menyukai warna melindungi kepentingan nasional. Dulu, BBM sangat mendominasi dalam penggunaan energi nasional pada waktu harganya sangat murah. Sekarang batubara dan gas akan lebih dioptimalkan, karena harga minyak luar biasa. Pergeseran ini sepertinya sulit, dan pastinya menyakitkan bagi masyarakat kecil.

Saya tidak tahu apakah pemerintah sudah menyelesaikan konsep energy security-nya atau belum. Yang terlihat melalui tanda-tanda di lapangan sepertinya sih belum. Kelangkaan, pemadaman dan penyelundupan masih sering terjadi. Dan itu tanda yang tidak baik dalam pengelolaan energi kita.~

One response to “Batubara kita

  1. assalamu’alaykum,
    kalau kita perhatikan kondisi kelistrikan kita saat ini dan perencanaan mendatang terkait program pemerintah 10.000 MW, miris juga melihat kenyataan ekspor batubara yang dilakukan secara ‘besar-besaran’. Pemadaman banyak dilakukan PLN dikarenakan stok batubara yang tidak mencukupi. Disinilah mestinya peran pemerintah sangat dominan dalam mengatur kebijakan terkait pemanfaatan serta penjualan (ekspor) batubara. Jangan sampai bila nanti PLTU sudah banyak berdiri, tetapi pasokan energy primer tersendat. Ingat, kelistrikan bersifat multidimensional dan sangat vital untuk orang banyak. Salah langkah sekarang akan berakibat buruk bagi generasi mendatang…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s