First think in your first day


Drowsy morning comes again. Hari pertamaku masuk kantor di 2008 disambut dengan gerimis. Tak ada mantel di bawah jok, akhirnya diputuskan naik angkot.

Setahun kemarin, hari pertamaku masuk kantor ini dipenuhi dengan antusiasme. Tahun baru dengan pekerjaan baru sudah cukup untuk melahirkan banyak gagasan aneh yang membuncah. Sayang, gagasan aneh tersebut langsung lenyap begitu memasuki ruangan yang sepi, dan agak temaram. Lho kemana orang-orang?

Hari pertamaku kerja di bawah kontrak professional juga dipenuhi perasaan serius. Apalagi pertamakali mengikuti meeting, wuiih..!

Hari Sabtu pertama masuk SMA tambah aneh lagi. Kami berangkat sekolah dengan memakai baju yang warnanya sama dengan hari sebelumnya. Tapi kenyataan sungguh pahit, baju kami berdua menjadi paling beda di antara 700-an lebih siswa yang lain. Hari itu, kami berdua terpaksa melewati jam istirahat siang dengan lapar-dahaga daripada keluar kelas jadi tontonan…

First think in the morning, keep your to-do list clear!

2 responses to “First think in your first day

  1. Aku malah sedikit takut menghadapi hari demi hari, jam demi jam, detik demi detik pergantian tahun.
    Banyak hal yang harus dikerjakan tahun ini!
    Huh..!!
    Tapi waktu terus bergulir, semua harus dihadapi dengan optimis dan terencana.
    Selamat berkarya!

  2. ada yg hilang wkt ika baca hr pertama masuk sma-nya mas arif, memangnya bajunya knp? maksudnya masih pake baju sma gitu ya?? and whose us?
    hehe, maaf ya kl pertanyaannya ga penting.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s