Batu Ujian Pikiran


Ujian pertama yang paling berat dalam pengambilan keputusan ternyata ada dalam pikiran kita sendiri. Apapun keinginan yang akan kita wujudkan, maka kita akan dihadapkan pada mitos. Ciri mitos biasanya diawali dengan, ”Katanya..”. Pernyataan ini sering dilontarkan seseorang ketika berkomentar. Ini biasanya bisa kita tangkis sesaat, tapi ternyata masih bisa menjadi hantu di pikiran kita kemudian.

Jika Anda berkeinginan menjadi PNS yang baik dan kemudian memutuskan untuk mendaftar, maka hantu-hantu pernyataan akan banyak muncul di pikiran kita; ”katanya jadi PNS itu pekerjaan yang santai.” atau ”awas lo ntar ditempatkan di pedalaman” atau ”ah, kerja di birokrasi malah banyak korupsinya” dan lain-lain.

Atau jika Anda baru terjun di dunia penjualan langsung, yang orang lebih mengenalnya sebagai MLM. Maka, siap-siap kalau ’dampak’ buruk terasa lebih besar daripada keuntungan yang kita dapat. Mitos kalau orang jualan lewat MLM itu pekerjaan yang separuh memalukan –sehingga mukanya kudu muka tembok—dan separuh sisanya merugikan secara finansial.

Ujian mitos ini kemudian melahirkan keraguan. Jika Anda kemudian mengulur-ulur waktu dalam mengambil keputusan, maka itulah indikasi ragu mulai tumbuh. Indikasi ini sangat terlihat karena kita melakukam kalkulasi yang terlalu rumit dan lama, lebih lama dari yang dilakukan oleh superkomputer. Pada saat yang sama, kita tidak melakukan aksi-motorik yang menuju keinginan kita terwujud. Saat itu orang lain melihat kita mandeg, meski kita ngeles dengan mengatakan, ”masih dipertimbangkan.”

Lalu bagaimana kita mengatasi ini?

  • Pahamilah benar tujuan kita. Apa yang kita inginkan dan periksa selalu apakah kita benar-benar menginginkan itu atau tidak. Upaya fokus pada tujuan kita bisa dibantu dengan membuat atribut audio visual di sekitar kita. Ada juga yang menggambarkannya dalam sebuah buku, sehingga dinamakan Dream Book. Referensi tentang ini, Anda bisa membaca atau menonton ”The Secret” dan buku Quantum Ikhlas.
  • Lakukan aksi, do it now! Ini resep umum dan dipraktekan oleh pelatih renang kepada mereka yang tidak bisa renang. Caranya, mereka diceburkan langsung ke kolam renang! Dr. Geroge W Crane (1950) mengatakan bahwa tindakan (motion) adalah pendahulu emosi. Anda tidak dapat mengendalikan yang belakangan secara langsung, tetapi hanya melalui pilihan gerakan atau tindakan Anda.~
Reblog this post [with Zemanta]

2 responses to “Batu Ujian Pikiran

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s