Nice Guys


Ini bukan tentang Jackie Chan yang punya gaya humor kalau berkelahi. Nice guys di sini adalah tentang strategi gerakan lingkungan. Begini ceritanya.

Konon, para pemikir dan aktivis dalam membicarakan suatu perubahan selalu menemukan tiga kelompok aktor, yakni pemerintahan, masyarakat dan koorporat. Termasuk pula dalam pelbagai isu lingkungan, ketiga kelompok aktor tersebut selalu saja mendapatkan porsi yang beragam : baik sebagai penyebab, korban, provokator, pelengkap penderita, sampai penonton frustasi.

Kecenderungan belakangan—dan nampaknya sudah menjadi mitos, sebagian masyarakat yang terkristal dalam lembaga-lembaga swadaya mengambil posisi berhadapan langsung dengan koorporat dan pemerintah. Pendekatannya pun menjadi kawan-lawan. Kalau Anda bukan kawan, berarti lawan….begitu kira-kira ekstrimnya.

Pendekatan kawan-lawan tersebut sampai sekarang masih dipegang oleh sebagian NGO di tingkat nasional (dan mungkin banyak di daerah). Mereka adalah NGO garis keras.

Selain pendekatan tersebut, ternyata ada sebagian kelompok masyarakat yang mengedepankan dialog dan kapasitas teknis. Kedua pendekatan ini hampir berdekatan, karena kapasitas teknis membutuhkan matode ilmiah tertentu yang nihil dari kepentingan politik. Oleh karena itu pendekatan teknis ini sifatnya menjadi sangat spesifik dan benar-benar membutuhkan effort untuk membawanya ke tingkat kebijakan. Gampangnya, ada NGO yang bisa memprediksi pertumbuhan ekonomi dengan model ekonometrik tertentu yang memasukan unsur-unsur kerusakan lingkungan.

Sadar akan kapasitas spesifiknya, setiap aktor dipandang mempunyai kelebihan dan kekurangan. Kata kuncinya adalah sinergi, dan dengan cara dialog antar aktor, keinginan perubahan suatu aktor bisa menjadi keinginan bersama. Atau juga hambatan masing-masing aktor akan menjadi hambatan bersama.

Di model pendekatan seperti ini, maka muncul istilah nice guys. Masing-masing aktor ternyata memiliki beragam tipe, dari yang sulit diajak dialog, telmi tentang informasi atau bahkan memiliki keinginan yang sama kuat untuk suatu perubahan. Nah tipe yang terakhir inilah yang biasa kita sebut nice guys.

Mereka punya keinginan dan siap beraksi untuk perubahan sesuai dengan posisinya. Nice guys inilah yang sering menjadi partner NGO moderat untuk bersinergi.~

One response to “Nice Guys

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s